paradigma yang lahir selama aku berkontemplasi, mengajariku untuk peduli , bahwa pertemuan menghadirkan banyak maksud yang sengaja Tuhan sembunyikan. Termasuk sakit hati yang Tuhan hadiahkan.Begitupun dengan sakit yang pernah kamu ceritakan.
Setelah semua yang pernah dihadapi , setiap jalan terjal yang pernah dilewati , pernahkah kamu berfikir kemana arah tujuan yang hendak kau datangi ? Untuk apa semua yang pernah terjadi ini ? Tidak kah kamu memungkinkan kita hidup dalam sebuah komposisi yang impresif ?
Dan semua itu tidak akan terjadi , jika kita tidak memaknai setiap kejadian yang kita alami. Begitupun proses menemukanmu yang sudah kulewati , tidak semudah yang kau bayangkan.Sebab proses ini tidak hanya melibatkan raga , namun juga rasa yang pernah ditempa berkali - kali dengan panasnya suhu kota Jakarta , dan penduduknya.
Dengan demikian , aku ingin kamu tahu , bahwa di dalam proses menemukanmu , aku telah belajar untuk hidup.
Lantas , maukah kamu hidup bersamaku ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar