Translate

Jumat, 14 Desember 2018

Teruntuk, dia

Dulu, selagi raga itu bisa kupeluk,
Kufikir hadiah terbaik adalah setangkai bunga,
Dengan kue cokelat kesukaannya,
Nyata betul kufikir rasa sayangku ini

Tapi setelah semua ini,
Aku tersentak ,
Ternyata kado yang dia inginkan bukanlah "perayaan sehari"

Ia mengajarkanku bahwa ternyata
Ada sesuatu yang lebih mampu menembus ruang juga waktu,
Yang mahalnya melebihi pundi - pundi yang ku kumvulkan untuk hari ini,
Yang lebih mampu menyampaikan sayangku tanpa perlu malu - malu ,


Ia bernama " Doa"
Tulus, ikhlas , sederhana
Manis sekali, bukan ?

Selamat hari ibu , ibuku
Semoga tuhan memelukmu lebih erat hari ini,
Agar kau tahu bahwa aku yang dibumi,
Tak pernah lelah merindu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar